Nerazzurri Sudah Salah Langkah Sejak Pramusim

Nerazzurri Sudah Salah Langkah Sejak Pramusim

Nerazzurri Sudah Salah Langkah Sejak Pramusim

Agen Judi Bola SbobetMilan – Inter Milan menjalani musim ini dengan sangat mengecewakan. Manajemen klub mengakui kalau mereka sudah salah langkah sejak sesi pramusim.

Kesalahan itu diawali dengan memecat Roberto Mancini menyusul performa buruk di sesi pramusim plus perselisihannya dengan petinggi klub terkait transfer pemain. Mancini mengganggp manajemen tak memberinya dana untuk belanja pemain demi memperkuat tim.

Frank de Boer lantas diangkat sekitar dua pekan sebelum musim dimulai. De Boer yang notabene baru melatih di Italia dan belum bisa bicara bahasa setempat pun kesulitan mempersiapkan program-programnya hanya dalam waktu singkat.

Penunjukkan De Boer akhirnya berbuah blunder ketika hasil-hasil yang didapat Inter tak memuaskan sedari Oktober hingga akhir tahun. De Boer akhirnya harus angkat kaki dan digantikan Stefano Pioli.

Sempat menjanjikan di awal, Pioli pun bernasib sama seperti Mancini dan De Boer, yakni dipecat usai delapan laga tanpa kemenangan termasuk lima kekalahan beruntun di Serie A. Inter pun hampir pasti tak bisa tampil di kompetisi Eropa.

“Sepakbola itu seperti bisnis saja jika Anda tidak mendapat hasil baik, Anda bakal menjalani musim yang buruk. Musim ini, Inter tidak merencanakan dengan baik. Kami mengubah pelatih empat kali dan kami akan finis posisi ketujuh atau kedelapan,” ujar Direktur Olahraga Inter, Piero Ausilio, seperti dikutip Soccernet.

“Terlepas dari itu, memang Inter punya skuat yang berisikan para pemain top. Mereka yang bilang Inter saat ini buruk sekali itu sama dengan mereka yang bilang bahwa Inter adalah rival utama Juve. Bahkan Allegri, Sarri, dan Spalletti mengatakan itu, tapi jika Anda tidak punya rencana pasti maka semuanya sia-sia,” sambungnya.

Baca Juga : Dapat Tambahan Sponsor, PSMS Makin Termotivasi untuk Promosi ke Liga 1

“Kami sangat antusias dengan pemilik baru dan punya pelatih yang sudah melakukan semua pekerjaannya dengan baik, lalu sepekan sebelum musim dimulai, untuk banyak alasan berbeda, keputusan harus diambil yakni memecat atau dia yang pergi, dan lalu kami memilih pelatih yang tidak tahu sepakbola Italia sama sekali.”

“Bahkan orang bodoh pun sadar bahwa bukan seperti itu cara memulai musim, karena Anda sudah memulai dengan salah, tertinggal dari tim lain. Anda harus memulai segalanya dari nol, mengenal para pemain, dan juga harus membangun tim lagi, karena pelatih sebelumnya punya gaya berbeda atau tidak percaya dengan pemain,” tutupnya.